Berbicara dunia kedokteran Islam tidak akan dapat dilepaskan dari tokoh yang satu ini, Abu Ali Husain bin Abdullah bin Sina yang lebih populer dengan sebutan Ibnu Sina, Sina sebenarnya nama kakek beliau salah seorang ulama saleh dan sangat pintar di jamannya dan untuk mengabadikannya dipakailah nama Ibnu Sina, orang barat memanggilnya Aviccena. Ia lahir pada tahun 980 M dan wafat pada tahun 1037 M. kepandaiannya dalam ilmu kedokteran, menjadikan ia melebihi pengetahuan Abu Bakar Muhammad bin Zakaria yang lebih dikenal Ar-Razi dan orang barat memanggilnya Rhazes (865-925 M), Abul QasimAz-Zahrawi (936-1013 M) dan Ala'udin Abul Hasan bin Abi Al-Hazem (1213-1288 M). Ibnu Sina, seorang dokter pada awal abad ke 11, adalah tokoh yang sangat berpengaruh. Dunia mengakuinya bahwa ia sebagai bapak kedokteran modern, dan namanya dikenang abadi sepanjang sejarah akan pemikiran dan keluasan ilmunya, ialah raja dari ilmu kesehatan. Di antara karya beliau The Canon Of Medicine sebanyak 14 jilid dan the Book Of Healing dan ratusan artikel-artikel dijadikan buku pokok di kawasan Eropa bahkan dunia pada umumnya. Setidaknya sampai abad ke 18 tidak ada buku kedokteran sebaik karya Ibnu Sina ini, di dalamnya memuat cara pemeriksaan sistematik, kuantifikasi studi fisiologi, penemuan penyakit menular, klasifikasi penyakit, garis besar penyebab penyakit, aspek higienis, cara membuat obat sederhana dan kompleks serta fungsi anggota tubuh. Dokter kebanggaan Islam juga dunia sampai saat ini abadi dan menjadi acuan. Di antara jasa beliau terhadap dunia kedokteran ialah : • Pengenalan sistem percobaan dan hitungan mempelajari fisiologi • Penemuan penyebab penularan penyakit. • Membedakan radang mediastinum dan pleura. • Menemukan penularan penyakit phthisis dan tuberkulosis. • Penularan lewat air dan tanah. Selain itu, Ibnu Sina adalah tokoh paling awal menerangkan tentang. • Gangguan kulit. • Penyakit yang ditularkan lewat hubungan seksual. • Penyimpangan seksual. • Penyakit syaraf ringan. • Menemukan cara menggunakan es untuk menurunkan demam (kompres) • Memisahkan kedokteran dengan farmasi yang menyebabkan ilmu farmasi berkembang cukup pesat. • Penemu sistem anatomi mata manusia dan penyakit katarak. • Penemu penyakit tuberkulosis dan menyatakan dapat menular. • Penemu gejala penyakit Diabetes. • Cara kerja jantung. Risalah The Canon Of Medicine, amat populer kala itu, di tahun 1593 dalam edisi bahasa Arab banyak di temukan di Roma Italia, dalam bahasa Ibrani muncul di Naples pada tahun 1941. Dalam edisi bahasa latin terdapat kurang lebih 30 edisi, dari abad ke 12 sampai abad 18, Ibnu Sina menjadi rujukan kuliah kedokteran di berbagai universitas di Eropa, melebihi tokoh-tokoh kedokteran lainnya. Kesehatan dan pernik-pernik yang terdapat di dalamnya, tidak terlepas dari sabda Rasulullah SAW. "setiap Penyakit itu ada obat penangkalnya". Ibnu Sina salah satu ulama yang memiliki kemampuan untuk melakukannya. Sayang dalam agresi orang-orang kafir kala itu di antaranya pasukan Zengiskan dari Mongolia membumi hanguskan berbagai karya ulama islam di antara karya-karya beliau. Puji syukur di antara karyanya yang tersisa masih dapat dia ambil manfaatnya, semoga menjadi motivasi lahirnya Ibnu Sina-Iibnu Sina modern dengan kadar keimanan maksimal, siap membantu sesama, siapa pun dan dari golongan manapun bagaikan Ibnu Sina. Dr. Sunardi/Awam medika/MaHat
Dalam sebuah hikayat di ceritakan. Ada seorang saleh yang sangat menjaga akhlaknya, jangankan melakukan dosa besar, dosakecil pun di hindarnya. Suatu hari bertemulah ia dengan seorang gadis yang sangat cantik, kecantikannya melebihi kecantikan gadis-gadis di jaman itu. Tertariklah ia untuk melamarnya, ketika mendatangi rumahnya ternyata dia seorang kafir. Karena sangat cinta ia pun mengutarakan niatnya untuk meminang si gadis, sang gadis bersedia dengan satu syarat keluar dariAgama Islam dan masuk agama yang dianutnya. Spontan pemuda saleh itu menolaknya, karena pindah agama berarti murtad dan sangat di benci Allah. Si gadis kemudian merayunya jika tidak mau pindah agama tidak apalah, tapi ada syarat yang kedua yang ini tidak menyebabkan murtad hanya dosa saja, tetapi kan bisa taubat nantinya, yakni minum khamar (anggur yang memabukkan). Sang pemuda luluh karena rayuan si gadis, ia pun meminum khamar yang di tawarkan, selepas itu ia pun mabuk kemudian berzina dengan gadis itu, ketika ada orang yang melarang, makadibunuhnya, setelah semua dosa besar ia lakukan si gadis yang dicintainya meninggalkan begitu saja.
Masih banyak epek negatif yang ditimbulkan oleh minuman keras, kajian kali ini Mata Hati mengajak seluruh pembaca untuk mengetahui seluk beluk khamar yang dewasa ini sudah sangat meresahkan, bukan sekedar orang tua, anak muda, pejabat negara, politisi, bahkan remaja dan anak-anak di bawah umur turut menjadi korbannya. menurut salah satu situs internet Indonesia merupakan pasarpotensial di dunia yang menjadi incaran jaringan pengedar internasional.
Budaya meminum minuman keras bukan tindakan modern seperti yang di klaim sebagian masyarakat, jika melihat sejarah budaya mabuk terjadi ketika masa fitrah yakni masa kekosongan Rasul-rasul setelah nabi Isa as di angkat Allah SWT ke langit ke satu, saat di kejar-kejar Yahudi yang bermaksud membunuhnya (dalam keyakinan Yahudi dan Nasrani Nabi Isa as terbunuh dan disalib kala itu, padahal yang disalib dan dibunuh adalah muridnya yang ingkar bernama Yudas Iskariot, Red).
Masa fatrah itu terjadi sekitar Enam abad lamanya,ketika itu manusia bergelimang dalam lembah kebobrokan. Mabuk-mabukan, berzina, merampok dan saling bunuh adalah hal biasa, tidak ada yang melarang karena hampir seluruhnya berkelakuan demikian. Jika sekarang ada orang melakukan hal demikian, bukan modern tetapi sesungguhnya manusia paling ortodoks di bumi ini.
Hari senin 20 April 671 M atau 12 Rabiulawal tahun Gajah, lahirlah seorang utusan Allah bernama Nabi Muhammad SAW, dengan satu tugas berat yakni untuk merubah dan menyempurnakan akhlak manusia, dari madzmumah menjadi karimah. Sebagai seorang bijak, ketika menghadapi masyarakat yang sangat porak-poranda dalam segi moral, terutama budaya mabuk yang akut, Beliau secara bertahap menyampaikan larangan. Sebagaimana firman Allah SWT.
Artinya.Mereka bertanya kepadamu tentang khamar (minuman yang memabukkan) dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: " yang lebih dari keperluan." Demikianlah Allah menerangkan ayat ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir. (QS. Al-Baqarah : 219)
Khamar sebagai mana yang di gariskan Al-Quran ada manfaatnya, yakni 1 gram alkohol yang diminum dapat menghasilkan 7 kalori. Jika seseorang meminum sampai 50 gram berarti menghasilkansebanyak 330 kalori, hal ini dapat menimbulkan badan menjadi hangat.
Mudarat yang ditimbulkan jauh lebih besar, karena dalam khamar yang diminum bersarang bakteri Botiytis Cinera atau Lictis Acid (Kuman Asam Susu) yang jumlahnya sangat banyak, zat ini dapat mengubah gula menjadi alkohol, jika alkoholnya terlampau banyak maka menjadi racun bagi siapa saja peminumnya. Ahli kedokteran menyatakan bahwa alkohol tinggal dalam darah selama 24 jam, sementara racun-racunnya bersarang dalam badan sampai 40 hari, selama itu pula sel-sel dalam tubuh dan sistem imun terganggu dan tidak berfungsi sempurna. Wajar saja jika Rasulullah SAW menyatakan.
Artinya. Khamar adalah sumber dari kejelekan, barang siapa yang meminumnya, tidak akan diterima salatnya selama 40 hari.
Syekh Muhammad bin Umar an-Nawawi dalam kitab tankihul kaul hal 46, mengomentari hadis ini. "shalat adalah ibadah pokok yang memerlukan konsentrasi hati mengingat Allah SWT, bagaimana ingatan bisa fokus sementara orang itu dalam pengaruh khamar.
Di antara akibat buruk Khamar yaitu. Pertama dapat menyebabkan hilang akal, dan terjerumus kepada ke matian sia-sia, di Bombay India 46 0rang dan di Indramayu puluhan nelayan mati setelah berpesta minuman keras. Di Polandia 43000 keluarga bercerai akibat suami selalu mabuk yang berakibat rumah tangga tidak harmonis sehingga berujung perceraian.
Kedua mudah terjangkit penyakit seperti. Radang ginjal, matinya sel-sel hati, sakit jantung, radang paru-paru, desakan darah, luka alat pencernaan, radang lambung, radang pembuluh empedu, susah buang air besar, kelebihan air asam, penyakit syaraf, gila, kerusakan mata, kerusakan saraf pendengaran, kerusakan pita suara, kolera. Dan berbagai penyakit bahaya lainnya, yang dapat menyebabkan Kematian.
Begitu pula dengan judi ada sedikit manfaat, bahagia ketika mendapatkannya tanpa harus keluar banyak tenaga, tetapi mudarat yang ditimbulkannya jauh lebih banyak. Seperti malas berusaha, timbulnya permusuhan karena persaingan tidak sehat, membawa kepada kemusyrikan, dapat menyebabkan Kematian sebagai akibat dari rasa prustasi akibat kegagalannya.
Tahap kedua Rasulullah melarang mabuk sebagai wujud dari firman Allah SWT.
Artinya.Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan,(QS. An-Nisa : 43)
Ayat ini turun karena ketika sedang shalat seorang sahabat menjadi imam dan membaca surat Al-kafirun dalam keadaan mabuksehingga ayat yang di baca tidak ada ujungnya, maka turunlah ayat larangan shalat dalam keadaan mabuk.
Tahap ketiga yang merupakan tahap pengharaman secara mutlak mengenai minuman keras, sebagaimana Allah berfirman.
Artinya.Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (QS. Al-Maidah : 90)
Dengan ayat ini nyatalah keharaman, minuman keras, berjudi, berkorban untuk berhala dan mengundi nasib, sebaiknya jauhilah, selangkah pun jangan mencoba mendekatinya. Athoez/MaHat